Melestarikan Air, Perlukah ?

artikel ini saya ikutsertakan dalam lomba blog pureit. info disini.

Air, Api, Tanah, dan Udara. Dahulu kala keempat negara hidup dalam damai…, STOP

Mengingat kata air langsung teringat kartun favorit saya yaitu Avatar The Legend Of Aang. Diceritakan avatar adalah orang yang bisa mengendalikan keempat elemen. Siapapun yang bisa mengendalikan keempat elemen tersebut maka dialah pengendali dunia. Well salah satu elemen dari keempeat elemen dasar tersebut adalah air atau dalam bahasa inggris water. For the record thats my favourite element.

Air merupakan unsur penting bagi makhluk hidup di bumi. Memiliki rumus kimia H2O, air merupakan unsur yang menyusun 70 % tubuh kita. Selain itu air juga menutupi 71 % permukaan bumi. Air murni tidak berwarna, tidak berasa dan tidak berbau pada kondisi standar, yaitu pada  tekanan 100 kPa (1 bar) dan temperatur 273,15 K (0 °C) (1) . Air dapat menjelma dalam berbagai bentuk yaitu cairan, padatan (es), gas (uap air atau embun) dan salju. Air merupakan sesuatu yang sudah sangat tidak asing bagi kita. Siapa sih yang nggak pernah ketemu atau memanfaatkan air ? Maybe just ghost.

Air memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita dan bagi kehidupan kita. Untuk kehidupan air berfungsi untuk mandi, MCK, media pendingin, bahan baku berbagai produk sehari-hari, objek wisata, pembangkit listrik, dan masih banyak lagi. Untuk tubuh, air memiliki manfaat antara lain untuk pengganti ion tubuh, membentuk sel dan cairan tubuh, menjaga keseimbangan tubuh, memelihara kesehatan ginjal, mengatur suhu tubuh, meningkatkan daya tahan dan kesehatan tubuh dan sebagainya (2). Manusia dianjurkan untuk minum 8 gelas air dalam satu hari. Manusia bisa meninggal bila kehilangan  masa cairan sebesar 10 % dari berat tubuh (3). Menurut saya fungsi utama dari air adalah untuk kita minum. Sehari nggak nyuci atau mandi atau makan masih nggak lebih menyiksa dibanding dengan sehari tanpa minum. Jadi ketersediaan air untuk minum adalah suatu hal yang mutlak dan menjadi hak asasi manusia.

Air memiliki siklus yang tidak bisa berhenti. Asumsi bumi adalah sistem tertutup.

  • Air yang berada dilaut, sungai dan danau akan terevaporasi membentuk uap dan naik ke atmosfer.
  • Air akan membentuk awan lalu pada keajaan jenuh awan mengalami akan menjadi bintik air yang turun lagi ke bumi dalam bentuk hujan, salju, dan es.
  • Air yang jatuh ke berabagi tempat dibumi. Ada yang bergerak ke dalam tanah melalui pori-pori tanah menuju muka air tanah dan akhirnya menjadi air tanah. Air tanah inilah yang setiap hari bersahabat dengan kita. Ada juga air yang jatuh ke laut atau danau atau sungai.
  • Air tanah yang telah dimanfaatkan manusia akan menjadi limbah dan pada kembali ke sungai lalu kelaut untuk memulai siklusnya lagi.
  • Siklus air

    Siklus air (education.noaa.gov

Air akan terus berputar dan berubah wujud. Ketika kemurniannya telah kita ambil, alam akan mendaur ulangkannya kembali untuk kebutuhan manusia. Air yang sebenarnya kita gunakan sekarang adalah air yang berasal dari jutaan tahun lalu yang telah mengalami jutaan kali siklus untuk mengembalikan kemurniannya. Thanks to water cylce, yang menjaga volume air relatif sama sepanjang waktu. Maybe air yang kamu minum sekarang adalah air yang dulu juga pernah diminum sama dinosaurus. Kok bisa ? Karena sampai detik ini manusia masih bisa melestarikan air sehingga siklus air tak terputus.

Air ada dimana-mana. Seperti yang saya katakan tadi, air menutupi 71 % permukaan bumi. Secara garis besar air ada di laut, permukaan, danau, sungai, dalam tanah, es kutub, salju, dan di langit (sebagai awan). Tak semua air bisa dimanfaatkan untuk manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Air laut yang asin tidak bisa dimanfaatkan untuk minum. Air yang berada di kutub dalam bentuk padatan es tak dapat kita manfaatkan secara langsung.

Kalau misalnya air mengalami siklus yang tak pernah mati, kenapa sekarang banyak kasus kelangkaan air ya. Apakah kita sudah tidak bisa tenang-tenang lagi karena esok hari air akan keran kita akan berhenti mengalirkan air untuk selamanya ? Apakah besok kita tak akan bisa membeli air minum dengan mudah. Lalu sebenarnya berapa banyak sih air yang di bumi yang bisa dimanfaatkan pada dunia ? Apa memang kita perlu mengkhawatirkan ketersediaan air ?

Jumlah Air yang Bisa Dimanfaatkan

Air memang memenuhi 71 % permukaan bumi, namun sebenarnya jumlah air yang bisa kita manfaatkan untuk kehidupan sehari-hari sangat kecil. Loh kok bisa ? Mari kita lihat grafik distribusi air yang ada di dunia ini.

Distribusi air di bumi

Distribusi air di bumi

Berdasarkan dara “World Fresh Water Resources tahun 1993” (Saya sudah mengecek data terbaru, angka berubah secara signifikan), dari 100 % jumlah air di bumi

  1. 96,5 % adalah air laut
  2. 2,5 % adalah fresh water (air segar)
  3. 0,93 % adalah saline groundwater (air tanah yang asin)
  4. 0,07 % adalah saline lakes (air  danau yang asin)

Yang dapat manusia manfaatkan untuk kehidupan sehari-hari seperti minum, MCK, dan lain-lain adalah air segar yang hanya 2,5 %. Tunggu dulu, dari 2,5 persen itu tak semuanya bisa kita akses. Well dari 2,5 % fresh water tersebut :

  1. 68,6 % adalah glaciers and ice caps (gletser dan es).
  2. 30,1 % adalah groundwater (air dalam tanah)
  3. 1,3 % adalah surface water and other freshwater (air permukaan dan air segar lain).

Gletser dan es merupakan air dalam bentuk padat (es). Gletser dan es banyak terdapat di greenland (kutub utara), kutub selatan, dan puncak-puncak pegunungan yang menyimpan salju abadi. Kita tidak bisa mengakses air ini untuk kehidupan sehari-hari. Letaknya saja sudah jauh entah dimana, bagaimana cara memakainya coba.

Air tanah dan air permukaan adalah air yang dimanfaatkan umat manusia dalam untuk hidup. Air tanah adalah air yang diserap pori-pori tanah, berada beberapa puluh meter dari permukaan tanah. Air permukaan disini adalah air segar yang bisa ditemukan di permukaan bumi seperti di sungai, danau dll. Di Amerika Serikat tahun 2005, air segar diperoleh dari 23 % air tanah dan 77 % sisanya di dapat dari air permukaan (4). Gambar dibawah ini menunjukkan kemana saja penggunaan air tanah dan air permukaan oleh warga Amerika Serikat tahun 2005. Untuk air yang dipakai dirumah-rumah (domestik) hampir seluruhnya menggunakan air tanah.

Perbandingan penggunaan air tanah dan air permukaan di AS

Perbandingan penggunaan air tanah dan air permukaan di AS

Dengan asumsi semua jumlah air permukaan dan tanah bisa dipakai dan diakses, dari 100 % jumlah air di dunia, yang dapat dimanfaatkan oleh manusia adalah

= 100 % x 0,025 x (0,301  + 0,013)

= 0,785 %

 Hah jadi hanya 0,785 % yang bisa dimanfaatkan manusia ? Even it is less than 1 %.  Saya sebenarnya cukup kaget ketika menghitung ini, namun inilah faktanya. Memang angka realnya berapa ? Berdasarkan googling, wikipedia, water.usgs, dll, semua menunjukkan angka total volume air di bumi yang cenderung sama.

Total volume air di bumi = 1.386.000.000 km3

Total volume air yang bisa dimanfaatkan

= 0,785 % x 1.386.000.000 km3

= 10.880.100 km3

= 1,088 x 1019 liter

Seberapa banyakkah 10 juta kilometer kubik ? Kalau 1 air minum galon kapasitasnya 19 liter maka jumlah air di bumi yang kamu bisa manfaatkan itu sama dengan kamu menjejerkan 572.636 triliun galon air mineral. Hmm banyak ya. Bisa meledak itu perut kalau diminum semua galonnya. Jadi perlu tidak nih melestarikan air ? Nanti dulu.

Kebutuhan Air dari Rumah Tangga.

Well jumlah sumber daya memang banyak, namun berapakah jumlah kebutuhannya ? Saya akan asumsikan air banyak digunakan untuk keperluan rumah tangga, industri, dan pertanian. Secara garis besar, air tanah dan air permukaan sebanayk 70 % digunakan untuk agricultur, 20 % untuk industri, dan 10 % untuk domestik. Namun angka ini berbeda-beda untuk tiap negara.

Dalam satu hari berapa jumlah air yang kita butuhkan ? Untung minum saja sudah 2 liter, belum untuk mandi dan lain-lain ya. Berdasarkan data yang saya peroleh (6), konsumsi air untuk keluarga adalah.

Jumlah orang di keluarga

Jumlah air yang digunakan (m3)

Low / Average / High

Satu

45 / 66 / 100

Dua

55 / 110 / 136

Tiga

82 / 136 / 175

Empat

110 / 165 / 210

Lima

136 / 182 / 245

Enam

155 / 200 / 265

Sumber lain mengatakan konsumsi air bersih rumah tangga adalah sekitar 147,74 l/org/hr. Dengan rincian: MCK sebesar 57,53%, wudhu 14,60%, mencuci pakaian 11,17%, memasak 9,01%, menyiram tanaman 4,33%, kebersihan rumah 3,73%, mencuci kendaraan 2,46%, dan mengisi kolam atau akuarium 1,75%, dan minum 1,3%. (7).  Well kebutuhan air untuk minum sebenarnya sangat sedikit bila dibandingkan dengan kebutuhan lain, namun minum adalah hal yang paling esensial dari keberadaan air untuk umat manusia. Kalau satu hari minum 2 L maka dalam satu hari dunia membutuh air untuk minum sebanyak 13.700.000.000 L (13 Miliar Liter)

Ada pula sumber yang menyebutkan penggunaan air perorang di berbagai negara pada gambar dibawah ini. (8)

Penggunaan Air untuk Rumah Tangga Perorang di Berbagai Negara

Penggunaan Air untuk Rumah Tangga Perorang di Berbagai Negara

Dari ketiga sumber tersebut, saya akan gunakan asumsi nilai rata-rata sebesar 200 L/org/hari. Jumlah penduduk dunia adalah 6,85 miliar pada tahun 2010. (9) Jadi jumlah air yang dibutuhkan dunia dari rumah tangga perhari adalah

= 6.850.000.000 jiwa x 150 L

= 1.370.000.000.000 Liter (1,370 triliun liter perhari)

Kalau dalam satu tahun, air bersih yang diperlukan unttuk kebutuhan rumah tangga dalam satu tahun adalah

= 1,370 triliun liter X 365 hari

= 500.050.000.000.000 ( 500 triliun liter pertahun atau  x 1014 L/th)

Seberapa banyakkah 500 triliun liter air ? Kalau kamu memasukkannya ke galon air 26 liter maka kamu harus menyiapkan 26 triliun galon.

Kebutuhan Air dari Industri

Itu baru dari kebutuhan rumah tangga, bagaimana dengan kebutuhan industri ? Industri yang banyak menggunakan air bersih adalah penambangan, pembangkit listrik, industri kimia, migas, dan lain-lain. Air bersih digunakan sebagai bahan baku, pendingin, dan untuk keperluan lain. Berdasarkan data dari Unesco, total konsumsi air bersih untuk industri pada tahun 2010 kurang lebih 1000 km3/tahun

= 1100 km3/tahun

= 1.100.000.000.000.000 liter / tahun (1100 triliun liter pertahun atau 1,1 x 1015 L/th)

Pengguanaan Air Bersih di Industri. Shiklomanov, Igor A. (1999) World Water Resources and Their Use, a joint State Hydrological Institute (SHI) and UNESCO product

Pengguanaan Air Bersih di Industri. Shiklomanov, Igor A. (1999) World Water Resources and Their Use, a joint State Hydrological Institute (SHI) and UNESCO product

  • Water with drawn adalah total air yang diambil dari sumbernya seperti danau atau sungai atau dalam tanah. Air ini akan dikembalikan lagi ke sumbernya dan bisa digunakan lagi.
  • Water consumption adalah jumlah air yang diambil dari sumbernya dan tidak dikembalikan ke dalam sumbernya. (10)

Seberapa banyakkah 1,1 x 1015 L itu. Kalau disandingkan dengan air minum galon maka kamu butuh 57 triliun galon. Kebutuhan ini jauh lebih besar daripada kebutuhan air untuk minum seluruh umat manusia di dunia. Sepertinya mesin meminum air lebih banyak dari manusia.

Kebutuhan Air Agrikultur

Air bersih untuk kebutuhan agrikultur maksudnya adalaah kebutuhan air untuk memproduksi makanan manusia baik itu nabati atau hewani contoh untuk untuk irigasi, pertanian, perkebunan, peternakan dan lain-lain. Konsumsi untuk kebutuhan agrikultur adalah yang paling banyak digunakan. Berikut data jumlah air bersih yang digunakan untuk memproduksi 1 kilogram makanan ini (dalam liter).

Konsumsi Air untuk Memproduksi 1 Kg Makanan

Konsumsi Air untuk Memproduksi 1 Kg Makanan (http://www.vegetarismus.ch/wasser/index_en.php)

Banyak bukan ? Pasti kita semua tidak sadar kalau sebenarnya dalam makanan yang kita makan sehari-hari, kita menggunakan air dalam jumlah yang besar. Air inilah yang disebut air virtual. Apa itu air virtual ? Air virtual adalah air yang secara tidak kita sadari ada dalam komoditi makanan yang dibutuhkan untuk memproduksi dan mendistribusikannya. (12).

Jumlah virtual water rata-rata yang dibutuhkan untuk memenuhi makanan dengan basis 80 % nabati dan 30 % hewani adalah 1300 m3/ orang / tahun. (14). Di Cina, rata-rata jumlah air virtual yang digunakan seorang warga pertahun adalah 1070 m3, sedangkan di jepang 1380 m3/tahun. Di Amerika jumlahnya paling besar yaitu 2840 m3/tahun. Angka ini tidak murni berasal dari pertanian (hanya sekitar 92 %) namun juga dari distribusi dan dari pengolahan bahan makanan ke pabrik. FYI untuk memproduksi 1 kg beras butuh 2500 L air bersih (13), jadi kalau kamu sehari makan 500 gr nasi maka kamu secara tidak langsung kamu sudah mengonsumsi 1250 L air atau 78 galon air minum perhari.

Jika saya ambil nilai rata-rata virtual air untuk agrikultur ini adalah sebesar 1.000 m3/orang /tahun (1 juta L). Dan penduduk bumi tahun 2010 adalah 6,85 M, maka total air bersih yang digunakan untuk kebutuhan agrikultur adalah

= 1 juta L/tahun x  6.850.000.000

= 6.850.000.000.000.000 Liter/tahun (6.805 triliun liter pertahun atau 6,805 x 1015 L/th)

Seberapa banyakkah 6,850 x 1015 itu ? Well katakan saja kamu jualan air galon maka kamu akan menjual 360 triliun galon air. Wah kapan bisa habis itu jualan ?

Perlukah Melestarikan Air ?

That’s the question. Sebenarnya selain untuk rumah tangga, industri, dan agrikultur masih ada sektor lain yang menggunakan air bersih, namun saya akan batasi penggunaan air untuk tiga hal ini saja karena toga hal ini yang menyita air bersih paling banyak. Mari kita rekap data yang sudah kita peroleh. Semua dalam liter dan dalam rentang waktu 1 tahun yaitu tahun 2010 dengan jumlah penduduk 6,8 miliar jiwa.

Kebutuhan air bersih untuk rumah tangga = 500.050.000.000.000 L (500 triliun L)

Kebutuhan air bersih untuk industri = 1.100.000.000.000.000  L (1100 triliun L)

Kebutuhan air bersih untuk Agrikultur = 6.850.000.000.000.000 L (6.805 triliun L)

Total kebutuhan air bersih = 8.450.000.000.000.000 L (8.450 triliun L)

Total Ketersediaan air  bersih= 10.880.000.000.000.000.000 (10.880.000 triliun L)

Tak perlu dihitungpun sebenarnya sudah terlihat jelas kalau ketersediaan air bersih masih sangat cukup untuk manusia bumi. Bahkan jika penduduk bumi bertambah 2 kali lipat dan kebutuhan air menjadi dua atau tiga atau bahkan sepuluh kali lipatpun, air sebenarnya masih akan menyala di keran kita. Air tanah yang telah kotor karena kita pakaipun akan dimurnikan kembali oleh siklus alam dan kembali menjadi air bersih.

Loh jadi tidak perlu dong pelestarian air …, terutama untuk kebutuhan paling esensial manusia yaitu untuk minum. Perhitungan jumlah air bersih memang kurang dari 1 % dari jumlah air di dunia, namun jumlahnya mencukupi untuk kebutuhan manusia apalagi kalau hanya untuk minum. Walaupun begitu menurut saya tetap perlu untuk melestarikan air. Menurut saya yang diperlukan adalah manajement air bersih. Air tanah memang jumlahnya banyak dan selalu terdaur ulang dalam siklus yang tak pernah mati. Namun untuk dapat terdaur ulang, air membutuhkan waktu. Mengeksplorasi air di seuatu daerah secara besar-besaran dan dalam waktu yang singkat akan mematahkan asumsi air kalau air bersih akan selalu accesible. Jumlah air tanah tersebar di seluruh dunia dan tak semua bisa kita akses juga.

Air tanah bisa menyimpan air bersih selama 10000 tahun didalam tanah sebelum akhirnya sampai ke permukaan. Setelah terevaporasi, uap air membutuhkan waktu 9 hari sampai akhirnya terkondensasi dan turun sebagai hujan di belahan bumi lain. (16). Yang menyebabkan kekeringan adalah bila volume air yang dikonsumsi disuatu daerah lebih besar dari volume hujan yang terjadi. Ini biasanya yang terjadi ketika kemarau apalagi di daerah yang padat penduduk. Yang diperlukan bukanlah menghemat air atau menemukan sumber air baru ketika kemarau namun bagaimana memanajemen air ketika musim hujan agar bisa digunakan ketika kemarau. Disinilah menurut saya makna pelestarian air yang sebenarnya.

Air tanah yang menjadi sumber utama air bersih manusia termasuk untuk minum haruslah dimanajemen dan digunakan secara bijaksana serta efiesein. Ini beberapa saran untuk bisa memanajemen air secara bijaksana dan efisien :

  1. Kurangi konsumsi daging. Berdasarkan perhitungan yang sudah dilakukan. Agrikultur menyita konsumsi air terbesar dan untuk menghasilkan 1 kg daging sapi membutuhkan jumlah air terbanyak yaitu 15 ribu liter air . Buat apa sih 15 ribu liter itu ? Buat kasih minum sapi, nyiram rumput buat makan sapi, mandiin sapi, dan lain-lain. Nggak mau kan kamu nggak bisa minum air gara-gara manjain si sapi yang kehausan.
  2. Selalu habiskan makananmu. Setiap butir nasi yang ada dipiringmu membutuhkan suplai air bersih yang tak kamu sadari. Ambillah makanan yang memang akan kamu makan dan habiskan. Ingat kan dengan kalimat ‘Ayo habiskan nasinya nanti nasinya nangis’. Ketika kecil mendengar kalimat itu saya penasaran dan memandangi nasi tersebut. Tidak ada air yang keluar tuh. Sekarang saya mengerti bahwa menangis yang dimaksud adalah kamu membuang-buang air bersih untuk memproduksi nasi yang ada di piringmu.
  3. Hargai apa yang telah kamu beli. Maksudnya ? Disetiap barang kebutuhan sehari-hari yang kamu beli di supermarket atau pasar, ada suplai air bersih yang digunakan. Setiap barang yang kamu beli pasti melewati proses produksi entah di pabrik besar atau di industri kecil. Dimanapun di produksi, mesin untuk memproduksi membutuhkan air entah sebagai pendingin, bahan baku, bahan penunjang, media pembersih, pembangkit listrik untuk daya mesin dan lain-lain. Bersyukurlah atas semua yang kamu punya.
  4. Manajemen air ketika musim hujan. Pemerintah harus bisa menciptakan instalasi pipa air yang mengalirkan kelebihan air ke  waduk-waduk sebagai cadangan air untuk persediaan ketika hujan. Jadi tak perlu membuat hujan buatan atau berjalan berkilo-kilometer untuk menemukan air .
  5. Ini saran standar. Matikan keran air saat tidak diperlukan.

Setelah membaca saran diatas, saya jadi kaget sendiri ternyata hal tersebut berhubungan dengan melestarikan ketersediaan akses akan air terutama untuk minum yang merupakan hal paling esensial yaitu untuk minum.

Pure it

Dari tadi saya ngomongin pelestarian air terutama untuk air minum. Memang bisa ya air tanah langsung diminum ? Di Indonesia, air tanah harus diolah terlebih dahulu untuk dihilangkan pengotor-pengotornya agar parameter kimia, fisikia, mikrobiologinya dapat terpenuhi. Syarat air minum diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492 Tentang Persyataran Kualitas Air minum.

Biasanya kalau mau dapat air minum caranya bagaimana ? Beli melalui telepon lalu menunggu air minum datang bukan ? Saat ini ada teknologi dari unilever yang memungkinkan kita untuk mendapatkan air minum dari air tanah secara langsung di rumah. Ini bisa menjadi salah satu metode pelestarian air minum. Adalah Pure it, inovasi water purifier dari univeler yang membuat kita tak perlu repot dalam memperoleh air minum. Memangnya bagaimana cara kerjanya ? Apakah airnya sehat untuk diminum  ?

Pureit by Unilever

Pureit by Unilever

Pure it menggunakan teknologi water purifier yang membuat air yang dihasilkan memenuhi parameter dari syarat kualitas air minum. Tinggal masukkan air keras keluar air minum. Pure it bekerja dengan Germkill Kit (Perangkat Pembunuh Kuman) yang tahan lama dan dapat diganti.

4 Langkah Teknologi Pureit

4 Langkah Teknologi Pureit

  1. Saringan Serat Mikro yang berfungsi mengilangkan kotoran dari air.

    Saringan Serat Mikro

    Saringan Serat Mikro

  2. Filter karbon aktif. Karbon aktif akan menghilangkan parasit dan pestisida yang ada dalam air keran.

    Filter Karbon Aktif

    Filter Karbon Aktif

  3. Prosesor pembunuh kuman. Mengandung BCDMH (Bromo Chloro Di Metil Hydantoin untuk menghilangkan bakteri dan virus berbahaya yang tidak terlihat
  4. Penjernih untuk membuat air jernih, tidak berbau dan tidak berasa
Perangkat Germkill

Perangkat Germkill

Komponen 2,3,4 harus diganti secara bersamaan setelah memurnikan sekitar 1500 liter air . Atau setara dengan 80 galon. Jika pemakaian normal tahan sekitar 6 -8 bulan. Tentunya komponen ini memiliki umurnya. Komponen ini lama kelamaan akan kotor karena menyaring air dan ketika sudah jenuh maka ke3 komponen ini harus diganti. Jadi setelah 1500 L wajib ganti ya germkillnya, bukan pureit-nya. Ketiga komponen ini tersedia dalam sebuah kemasan ‘Germkill Kit’. (17)

Selain itu, pureit juga memberikan kita beberapa perlindungan yang menjamin kita meminum air yang sehat. Apakah itu ?

  1. Pureit Germkill life indicator. Jadi ada indikator yang memberitahu kita kapan harus mengganti germkill kit.
  2. Mekanisme Penghentian Otomatis. Kalau kita lupa atau tidak ngeh dengan indicator yang sudah menyala, lalu kita tidak mengganti germkill padahal sudah seharusnya, maka pureit akan mengentikan aliran sampai penggantian dilakukan.

    Indikator Perlindungan Pureit

    Indikator Perlindungan Pureit

Wadah bagian atas pureit memiliki kapasitas 9 L, jadi kalau anda keluarga terdiri dari 4 orang maka kurang lebih hanya perlu mengisi penuh sekali sehari. Setiap mengisi wadah bagian atas (9 L), seluruhnya akan ditampung di wadah transparan. Waktu dari dimasukkan air keran sampai siap pakai pada Pureit bergantung pada kualitas air yang dimasukkan dan waktu pakai Germkill Kit. Secara umum waktu rata-rata yang dibutuhkan berkisar antara 30 – 150 ml/menit. Hal ini berarti menjernihkan 9 liter air membutuhkan waktu sekitar 1 – 5 jam.

Germkill harus diganti bila sudah menyaring 1500 L air. Selain itu germkill juga memiliki tanggal kadaluarsa yaitu 3 tahun dari tanggal yang tertera di kemasa. Untuk mendapatkan germkill hanya perlu menghubungi suara konsumen pureit.  Untuk mengganti Germkill Kit, hanya perlu mengganti 3 komponen: Filter Karbon Aktif, Prosesor Pembunuh Kuman dan Penjernih. Pastikan tangan kita dalam keadaan bersih ketika mengganti.

Pemasangan Germ Kill

Pemasangan Germ Kill

Teknologi pureit akan membantu kita dalam melestarikan air . Kok bisa ? Yaiylah kita bisa mendapatkan air jernih dengan rasa alami tanpa bakteri virus dan parasit secara

  1. Tidak perlu memasak air -> menghemat gas. Ingat produksi gas membutuhkan air bersih.
  2. Tanpa galon. -> produksi galon juga butuh air .
  3. Tanpa listrik -> Pembangkit listrik membutuhkan air .

 Kita bisa menghemat ketersediaan air bersih dengan menggunakan pureit secara langsung dan tidak langsung. Secara langsungnya kita tak perlu kebingungan untuk mendapat air minum bila memiliki air tanah. Secara tidak langsungnya adalah pureit mengeliminasi distribusi, energi, galon, dan segala macamnya dimana hal tersebut membutuhkan air bersih untuk pelaksanaanya. Pureit adalah inovasi untuk air yang sehat, murah dan mudah.

Keuntungan Pureit

Keuntungan Pureit

Jadi kesimpulannya adalah air bersih merupakan kebutuhan vital manusia untuk berbagai hal terutama untuk minum. Penggunaan terbesar air bersih bukanlah untuk minum melainkan untuk virtual water di bidang agrikultur. Bagaimanapun  Ketersediaan air bersih sebenarnya mencukupi untuk seluruh kebutuhan manusia, yang perlu ditekankan hanyalah bagaimana memanajemen air dan menggunakannya secara bijaksana dan efisien.

 sumber

  1. http://id.wikipedia.org/wiki/Air
  2. http://www.zelenaplus.com/12-fakta-penting-manfaat-air-bagi-tubuh
  3. http://www.livestrong.com/article/456343-weight-loss-dehydration/
  4. http://ga.water.usgs.gov/edu/wugw.html
  5. http://www.worldometers.info/water/
  6. http://www.ccwater.org.uk/server.php?show=ConWebDoc.913
  7. http://digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jbptitbpp-gdl-dianmangir-27229
  8. http://www.data360.org/dsg.aspx?Data_Set_Group_Id=757
  9. siteresources.worldbank.org/DATASTATISTICS/Resources/POP.pdf
  10. http://sustainabilityreport.duke-energy.com/2008/water/withdrawal.asp
  11. http://www.unwater.org/statistics_sec.html
  12. http://en.wikipedia.org/wiki/Virtual_water
  13. http://www.trust.org/alertnet/news/factbox-how-much-virtual-water-do-you-use-every-day/
  14. http://www.vegetarismus.ch/wasser/index_en.php
  15. http://www.waterfootprint.org/Reports/Report50-NationalWaterFootprints-Vol1.pdf
  16. http://en.wikipedia.org/wiki/Water_cycle
  17. http://www.pureitwater.com/ID

2 comments on “Melestarikan Air, Perlukah ?

  1. wuih mantap artikelnya Wid.
    Gw baru tahu kalau ada istilah virtual water. Ternyata konsumsi daging ngaruh ya ke ketersediaan air.
    Good luck ya Wid

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s