Gorilla Glass in Your Pocket

Gorilla Glass. Apakah nama itu terdengar asing di telinga kalian ? Apakah itu sebuah cermin yang membuat pantulan bayanganmu terlihat menjadi gorila ? (Garink abis). Jika teknologi itu asing, mungkin kamu hanya kurang ngeh dengan kata ini. Coba ambil ponsel  kamu, kalau misalnya ponsel kamu itu keluaran terbaru,mungkin kamu sedang menggenggam Gorilla Glass. Hampir semua ponsel keluaran terbaru menggunakan teknologi Gorilla Glass.

Gorilla Glass adalah lembaran kaca alkali aluminosilikat yang dikeraskan. Teknologi ini diproduksi oleh US glassmaker Corning Inc. Keunggulan Gorilla Glass adalah dari segi ketipisan, ringan, dan kerusakan-tahan. Umumnya digunakan dalam perangkat elektronik seperti ponsel, layar komputer laptop, dan beberapa layar televisi.

Memang gorilla glass ini adalah jawaban untuk layar ponsel yang sempurna. BT-kan kalau misalnya dikit-dikit layar gampang kegores atau sekali jatuh langsung pecah. Komponen layar pada perangkat elektronik adalah salah satu komponen vital dalam hardware.

Memang seberapa kuat sih gorilla glass ? Lihat video ini.

Bagaimana mungkin kaca bisa sekuat itu ? Kaca yang umumnya digunakan terbuat tiga kom ponen utama yaitu pasir (SIO2), batu kapur (CaCO3), dan sodium karbonat.  Gorilla Glass yang dibuat oleh Corning mengombinasikan SiO2 dengan bahan kimia lain sebelum dilebur menjadi kaca. Kombinasi tersebut menhasilkan seyawa Aluminosilicate yang berarti mengandung alumunium, silikon, dan oksigen.

Rahasia  kekuatan kaca corning adalah proses pertukaran ion. Aluminosilicate mengandung ion Natrium/sodium (Na). Lembaran kaca aluminosilicate direndam ke larutan ion Kalium/potassium (K). Natrium dan Kalium adalah kelompok logam aktif yang mudah bereaksi dengan unsur lain. Ukuran atom Natrium lebih kecil dibandingkan Kalium. Secara khusus, kaca ditempatkan pada suhu 400 ° C pada sebuah cairan kalium, yang memaksa ion potassium untuk menggantikan ion sodium yang ada pada kaca. Ion-ion potassium ini kemudian akan mengambil lebih banyak ruang diantara atom lain di kaca. Saat kaca mulai mendingin, atom-atom ini kemudian saling berdekatan dan saling berhimpitan yang kemudian akan  menghasilkan tingkat kekerasan yang tinggi pada kaca yang membantu melindungi permukaan dari kerusakan mekanis.

ion exchange 2

ion exchange

Sekarang Gorilla Glass sudah mencapai generasi ketiga. Perbedaannya adalah dari tingkat ketipisan dan kekuatan. Makin tinggi generasinya maka makin tipis dan kuat. Gorilla Glass 2 yang di klaim mempunyai tingkat ketipisan 20% lebih tipis dari gorilla glass yang pertama namun memliki kemampuan yang lebih baik.

Kalau melihat perkembangan Gorilla Glass yang begitu pesat, mungkin saja peralatan elektornik di masa depan hanya berbentuk sebuah lembaran kaca transparan. Baik TV, ponsel, atau GPS, atau apapun bisa dimanufaktur disebuah lembaran tipis. Seperti yang terlihat di video ini. Well, future is made of technology, not magic


sumber:

http://en.wikipedia.org/wiki/Gorilla_Glass

http://www.tribunnews.com/iptek/2013/01/10/ini-jawaban-kenapa-layar-gorilla-glass-begitu-tangguh

http://indofest.info/artikel/mengenal-teknologi-gorilla-glass-pelindung-layar-sentuh/

 

Advertisements

One comment on “Gorilla Glass in Your Pocket

  1. Wah..klo tlisan yg ini gue ngaku cuma dpt tmbhan gak isa nambahin,kerana minim ilmu kimia,salam aja deh,btw thx a lot inpo nya,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s