Perisai Langit

Well kemarin aku diceritakan oleh teman tentang sebuah teknologi. Menurutku teknologi ini cukup menarik. Temanku bilang teknologi ini sudah terapliakasikan dari buku yang dia baca, tapi pas aku searching di internet sih aku belum menemukan artikel yang mengatakan demikian. Hmmm, sudah terapliksikan atau belum, yang jelas teknologi ini unik menurutku.

Dulu kayaknya ngehits banget yang namanya global warming dan bagaimana cara menanggulanginya. LSM, media, atau apalah pasti gembar-gembor sama yang namanya emisi CO2, efek rumah kaca, dan dampaknya bagi kehidupan manusia. Ada pro ada pula kontra. Ada pula yang mengatakan kalau global warming itu tak pernah ada, maksudnya itu merupakan proses alami dan bukan karena perilaku manusia.

Bentar, apa sih global warming ? Ituloh meningkatnya suhu bumi karena efek gas rumah kaca. Jadi kandungan gas rumah kaca (CO2, NOX, SOX, dll) di atmosfir meningkat dan membuat panas radiasi matahari matahari terperangkap di bumi. Check this picture for illustration.

efek rumah kaca

Well teknologi yang aku bilang tadi itu ada hubungannya dengan pemanasan global. Teknologi apa sih ? Pernah denger cerita tentang letusan gunung tambora atau gunung Krakatau. Letusan gunung Tambora tahun 1815 menyebabkan perubahan iklim dunia. Satu tahun berikutnya (1816) sering disebut sebagai Tahun tanpa musim panas karena perubahan drastis dari cuaca Amerika Utara dan Eropa karena debu yang dihasilkan dari letusan Tambora ini (1)

Abu vulkanik yang terperangkap di atmosfir dapat menghalangi sinar matahari dan menciptakan global freezing. Itulah ide yang menjadi inti dari teknologi ini. Tujuannya untuk menurunkan temperature bumi untuk mencegah pemanasan global. Caranya sama seperti letusan volcano menurunkan temperature bumi, namun dengan skala yang lebih kecil yaitu dengan menyebar abu vulkanik ke atmosfir.

Stratoshield. That’s the technology. Pertanyaannya adalah, bagaimana menyebar debu vulkanik ke atmosfir ? Jawabannya adalah dengan selang yang menjulur ke langit. It’s called hose to the sky. Jadi bayangkan ada selang yang menjulur ke langit lalu di di langit selang itu menyeburkan SO2 yang berfungsi seperti abu vulkanik untuk menjadi semacam perisai dari radiasi matahari untuk memasuki bumi. (2). Hmm, terlihat seperti ide mustahil ya. Kebayang nggak sih ? Check this video

perisai langit stratosheild

Kalau kita lihat di video itu. Untuk menopang selangnya sampai langit, digunakan balon gas helium. Balon gas juga dipakai di tengah-tengah selang. Yang disemprot ke langit itu adalah stratospheric sulfate aerosols. Tidak seperti CO2 yang bakal tinggal di atmosfir, SO2 akan menghilang dalam waktu maksimum 2 tahun. Para peneliti percata bahwa stratoshield ini tidak akan menciptakan hujan asam ketika sulfur yang digunakan jatuh kembali ke bumi dari atmosfir. Sejauh ini, teknologi ini termasuk yang murah disbanding teknologi sejenis dengan tujuan yang sama. Ditaksir nilai investasinya 34 juta dollar. (3)

Siapa sih yang mau bikin beginian ? Well kalau aku googling sih Microsoft ada di balik ini. Hmm benar atau tidak teknologi ini aku juga masih belum menemukan. Apakah ini hanya berakhir menjadi ide dan hoax, aku juga masih searching-searching. Yang jelas, hoax ataupun tidak, kita punya kewajiban untuk menjaga lingkungan apapun caranya. lets love out earth

  1. http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Tambora
  2. http://www.redorbit.com/news/science/1113074878/global-warming-aggravated-geoengineering-process-021914/
  3. http://utopianist.com/2011/05/the-stratoshield-a-last-ditch-idea-to-prevent-climate-change/
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s