Crush on You, My Honest Review

Jadi ceritanya begini…, pada suatu hari, tiba-tiba Shinta Yanirma, itu loh teman aku pas acara Lomba Blog DPD, ngsih aku novel gratis karyanya. Well waktu itu soalnya akupernah ngasih dia novel gratis punya aku, Seven Checks. Woke deh, lumayan dapat bacaan gratis buat waktu luang. Setelah selesai baca, kayaknya nggak afdol deh kalau nggak di share ke semua. Oke this is my honest review.

Crush on You, novel bertebal 237 halaman ini, bercerita tentang hubungan percintaan antara Anne dan Bobby yang berasal dari latar belakang yang sangat berbeda. Anne merupakan anak perantauan dari Jakarta yang berkuliah di Bandung, sudah tingkat 4 yang sedang (tinggal) menyusun skripsi. Anne berasal dari kalangan…, bisa dibilang perpunya. Sedangkan Bobby adalah anak pertama dari 3 bersaudara yang berasal dari keluarga yang Broken Home. Dia bekerja sebagai supir Urban Travel Bandung – Jakarta. Sebenarnya Bobby adalah mahasiswa juga namun dia harus bekerja untuk menghidupi keluarganya. Dari penjabaran singkat itu, sudah pasti kan Bobby bukan dari kalangan berpunya.

Anne sering bertemu Bobby ketika Anne pulang ke Jakarta, lebih tepatnya Anne sengaja memaskan jadwal pulangnya dengan jadwal tugas Bobby. Hubungan Anne dan Bobby memang indah karena mereka saling mencintai namun hubungan mereka tak direstui oleh orang tua Anne. Then, what Anne’s father do to his daughter’s relationship ? Baca sendiri bukunya.

Awal membaca, aku langsung terbayang sebuah ending yang kupikir ‘pasti deh akhirnya begini’. Well, pas baca cukup kaget juga…, loh kok ending yang tadi aku pikir udah tercapai di tengah padahal masih ada ratusan halaman lagi. Wah berarti masih ada kejutan di halaman-halaman berikutnya nih.

Alur cerita yang kukira berakhir dan mencapai klimaks di wisudaan ternyata berlanjut sampai Anne mencapai dunia kerja. Konflik yang coba dikembangkan tidak terlalu ribet tapi tidak gampang di tebak juga. On off hubungan Anne dan Bobby mengingatkan aku dengan cerita Keenan dan Kugi di Perahu Kertas, apalagi dengan munculnya karakter-karakter baru ketika kedua tokoh memasuki dunia kerja.

Klimaks cerita diawali dengan kedamaian hidup Anne yang dibuat hancur karena ulah bapaknya sendiri. Anne banyak mengalami kehilangan, membuatnya tak punya arah. Pada akhirya misteri apa yang dilakukan bapaknya dulu terhadap hubungan Anne dan Bobby tersibak. Lalu setelah itu…., eh bentar kalau diceritain nanti nggak seru.

Oke, jadi apa poin positif dan negatifnya ?

Kalau poin positifnya sih novel ini ceritanya simple dan membuatku bisa nostalgia sama kehidupan mahasiswa di Bandung dulu. Selain itu ceritanya nggak terlalu to the point karena ada konflik-konflik yang nggak kukira akan terjadi. Hal ini dikemas dengan bahasa yang simple dan alur yang cepat.

Kalau yang nggak aku suka sih…, endingnya kurang greget, kurang ada klimaksnya. Terus endingnya sih, nggak jauh-jauh dari yang aku pikirkan sebelumnya. Terus kurang ada unsur liarnya…, mungkin karena aku melihat dari kacamata cowok kali ya atau emang Anne dan Bobby emang orang yang bener-bener straight.

Oke that’s, my honest review. Buku ini sangat cocok untuk bacaan ringan di kala santai. Kalau pasarnya sih menurutku cocok untuk teenagers dari anak SMA sampai Early 20an. Goog job Shin, thanks juga untuk pesan di halaman pertama bukunya ya. Semoga bisa ngasih buku gratis lagi untuk karya-karya kamu kedepannya. Yang mau bukunya, get it on nearest book store dan yang mau kenalan atau modus sama pengarangnya bisa langsung mention di @theyanirma .

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s